Konten Kursus
Memahami
Electronic Fuel Injection (EFI) adalah sistem penyemprotan bahan bakar yang dikontrol secara elektronik untuk menciptakan campuran udara dan bensin yang ideal. Dengan bantuan sensor dan ECU, EFI menggantikan karburator konvensional sehingga menghasilkan pembakaran lebih efisien, hemat bahan bakar, bertenaga optimal, dan ramah lingkungan. Campuran stoichiometric 14,7:1 menjadi standar penting agar performa mesin terjaga sekaligus menekan emisi/
0/4
Mengaplikasi
0/2
Merefleksi
Pada tahap merefleksi, peserta didik diajak untuk meninjau kembali seluruh proses pembelajaran yang telah dijalani, baik teori maupun praktik. Mereka mengingat kembali apa yang sudah dikerjakan, mengevaluasi langkah-langkah yang dilakukan, serta membandingkan hasil kerjanya dengan standar yang ada. Dalam konteks materi sistem bahan bakar injeksi, peserta didik dapat merefleksikan bagaimana mereka memahami prinsip kerja, sejauh mana ketepatan saat melakukan pemeriksaan komponen, hingga bagaimana keterampilan membongkar dan merakit sesuai prosedur atau masih perlu perbaikan.
0/4
Sistem Injeksi Elektronik (EFI)
About Lesson

Sejarah Perkembangan

Sistem injeksi mulai ditemukan pada tahun 1922–1927 ketika Robert bosch menemukan Pompa Injeksi Diesel. Sejak tahun 1960 Prinsip Injeksi Bensin mulai diterapkan pada kendaraan bermotor, pada tahun 1967 pabrik mobil VW sudah menerapkan sistem D-Jetronik, baru tahun 1973 Sistem Injeksi Bensin mulai dipakai secara meluas pada kendaraan bermotor. Sistem injeksi digunakan untuk menyemprotkan bahan bakar kedalam engine yang akan dicampur dengan udara untuk keperluan pembakaran.

Bergabunglah dalam percakapan